HUKUM ISLAM PERCERAIAN: ANALISIS ATAS INTERVENSI MERTUA

HUKUM ISLAM PERCERAIAN: ANALISIS ATAS INTERVENSI MERTUA

HUKUM ISLAM PERCERAIAN: ANALISIS ATAS INTERVENSI MERTUA

SINOPSIS

Nikah adalah salah satu asas pokok hidup yang paling utama dalam pergaulan atau masyarakat yang sempurna. Pernikahan itu bukan saja merupakan satu jalan yang amat mulia untuk mengatur kehidupan rumah tangga dan keturunan, tetapi juga dapat dipandang sebagai satu jalan menuju pintu perkenalan antara suatu kaum dengan kaum lain. Namun, ditengah sakralitas pernikahan terdapat problem yang cukup meresahkan kita semua, ialah perihal perceraian. Ada banyak faktor dimana perceraian itu terjadi, dari mulai pernikahan yang tidak sekufu, sampai pada keterlibatan intervensi dari pihak orang tua.

Buku yang ada dihadapan pembaca ini, hendak mengupas fenomena perceraian dalam aspek keterlibatan orang tua yang mengintervensi keputusan dalam keluarga anak. Penulis berusaha menemukan jawaban atas setidaknya dua pertanyaan kunci. Pertama, bagaimana pendapat ulama Palangka Raya terhadap hukum mertua yang memaksa anaknya untuk bercerai dengan menantunya? Kedua, apa dasar hukum dari pendapat ulama Palangka Raya terhadap hukum mertua yang memaksa anaknya untuk bercerai dengan menantunya?

Berangkat dari diskursus atas keterlibatan intervensi orang tua atas prahara rumah tangga anaknya ini, semoga dapat menjadi pengayaan wacana ilmiah dalam ilmu kesyari’ahan, khususnya dalam bidang Hukum Keluarga yang salah satunya adalah dibidang munakahat. Khususnya dalam masalah perceraian. Selain itu, penulis berharap agar buku ini dapat menjadi salah satu referensi penting, untuk berbagai kalangan yang tertarik mengkaji lebih jauh terkait dengan problem rumah tangga yang krusial, yaitu perceraian. Pada akhirnya, pendekatan yang multidimensi atas fenomena ini, akan memperkaya pemahaman kita atas tujuan penting menempuh keharmonisan sosial. Selamat membaca!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *